Usai pembacaan pelulusan siswa langsung menuju papan apresiasi dan berebut tempat hanya untuk sekedar menyematkan sebuah tanda tangan ataupun menuliskan kata-kata perpisahan. Inilah salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh para siswa kelas IX. MTs Negeri Wanayasa sangat melarang dan bahkan mengecam aksi turun ke jalan dan curat coret seragam pasca pelulusan,
karena sangat tidak pantas dilakukan oleh para generasi bangsa yang berpendidikan. Selain ajang hura-hura, aksi turun ke jalan juga mengganggu ketertiban umum, oleh karena itu antisipasi dilakukan jauh-jauh hari agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
Berbagai upaya dilakuakan oleh pihak sekolah untuk menghindari siswanya melakukan aksi turun ke jalan, diantaranya dengan bekerja sama dan menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait,diantaranya pihak kepolisian, tokoh masyarakat, komite sekolah dan orang tua siswa. Selain itu pihak sekolah juga mengantisipasi dengan menyediakan tempat agar anak-anak tetap bisa mengapresiasikan kegembiraan mereka yaitu dengan papan apresiasi.
"salah satu upaya pihak sekolah yaitu dengan menyediakan papan apresiasi ini.." ujar Kepala Madrasah M.Ishak, S.Pd., M.Pd. Dengan adanya papan apresiasi anak-anak tetap bisa mengapresiasikan kegembiraan mereka tanpa harus melakukan aksi turun ke jalan dan curat-coret seragam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar