![]() |
| H.KARMAN, S.Ag, M.Pd.I TERPILIH KEMBALI MENJADI KETUA UMUM PERKUMPULAN GURU MADRASAH (PGM) INDONESIA KECAMATAN BANJARSARI PERIODE 2014-2019 |
Musyawarah
Cabang II Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kecamatan Banjarsari bertempat
di MTsN Wanayasa Banjarsari Hari Senin tanggal 17 Pebruari 2014. di buka oleh
Ketua Umum DPD PGM Indonesia Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Saeful Ujun, dihadiri
pula oleh Kepala KUA Kec Banjarsari, Edin Komarudin, SH, Waspendais, Drs H.
Tatang Hidayat, M.Pd.I, dan seluruh Guru-guru
DTA, RA,MI,MTs, dan MA se Kecamatan Banjarsari.
Ketua Umum DPD PGM
Indonesia dalam sambutannya menyampaikan bahwa Organisasi profesi guru adalah
perkumpulan yang didirikan dan diurus oleh guru dalam rangka mengembangkan dan
meningkatkan profesionalitas guru, sebagaimana tercantum dalam Undang Undang
Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 41 ayat (1) sampai dengan ayat
(5). PGM Indonesia bersifat kependidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan dan
independen. Bertujuan Mewadahi dan meningkatkan profesionalisme dan kompetensi
guru madrasah; Memelihara dan mempererat silaturrahim; Sebagai fasilitator
dalam peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru madrasah. Anggota PGM
Indonesia terdiri dari: Anggota Biasa, adalah seluruh Guru Madrasah Ibtidaiyah,
Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Anggota Luar Biasa, adalah tokoh
pendidikan, tokoh masyarakat, guru Raudhatul Athfal, guru Madrasah Diniyah, dan
guru Pondok Pesantren yang ditetapkan oleh PGM Indonesia.
H.Karman, S.Ag, M.Pd dalam sambutanya menyampaikan:
Musyawarah Cabang II Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia
Kecamatan Banjarsari dilaksanakan pada hari ini, Senin tanggal 17 Pebruari
2014 merupakan amanah dari Musyawarah
Cabang I Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kecamatan Banjarsari periode
2008-2013 dan merupakan satu langkah untuk meningkatkan eksistensi Organisasi
Profesi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia dalam mewujudkan program guru
madrasah di Kecamatan Banjarsari.
Musyawarah Cabang ini diharapkan akan membawa kita kepada
pemahaman bahwa secara menyeluruh sebuah
organisasi harus dijalankan sesuai dengan mekanisme demi kemajuan organisasi di
masa yang akan datang. Dalam Musyawarah Cabang ini, juga diharapkan mampu
mewadahi aspirasi bersama dan juga menghasilkan sistem dan bentuk komunikasi
yang efektif antara DPC PGM Indonesia dengan pihak-pihak terkait, baik langsung
maupun tidak langsung, baik secara internal maupun eksternal organisasi.
Oleh karenanya, dalam pemilihan ini diupayakan dapat
memformulasikan kepengurusan baru dengan penuh aspiratif. Semua kekuatan dapat
terwakili dalam kepengurusan periode 2014-2019 mulai dari DTA, RA, MI, MTs, dan
MA sehingga akan menghasilkan kepengurusan yang kuat dan bersinergi dalam
menjalankan roda organisasi dimasa yang akan datang.
Pada
saat ini dan masa yang akan datang diperlukan pemimpin yang profesional,
visioner, dan problem solfing. Bukan selebritis yang pandai mengkritik atau
politikus ulung yang mahir berorasi untuk kepentingan sesaat, tapi dibutuhkan
pemimpin yang menginspirasi, mencari solusi,
bersimpati yang diikuti berempati, mampu membuat orang bergerak, turun
tangan, dan berkontribusi untuk menyelesaikan masalah. Mampu berpikir konstruktif,
cerdas, dan bersinergi dalam menyikapi berbagai permasalahan serta isu-isu
terkini dunia pendidikan. Cepat tanggap terhadap cepatnya regulasi pemerintah
dengan demikian organisasi profesi ke depan akan bergerak lebih baik dan
optimal dalam meningkatkan kualitas dunia pendidikan.
Sebelum
dilaksanakan pemilihan, Ketua Umum Perkumlulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia
menyampaikan laporan pertanggungjawaban ketua umum Perkumlulan Guru Madrasah
(PGM) Indonesia periode 2008-2013. Dalam laporannya, H.Karman menyampaikan
secara rinci mulai dari susunan pengurus periode2008-2013, visi dan misi
organisasi,keuangan, rekomendasi organisasi, hambatan dan solusi-solisi yang
ditempuh dalam menjalankan organisasi.
Memang dari sejumlah
bidang tingkat keaktifannya belum merata. Artinya, ada pengurus yang aktif,
cukup aktif, bahkan ada juga pengurus yang kurang aktif sehingga, program
masing-masing bidang ada yang terlaksana dan ada yang tidak terlaksana. Namun
Karman merasa lega, lepas dari beban yang dipikul setelah pimpinan siding pleno
menyatakan bahwa peserta siding sepakat menerima laporan pertanggungjawaban
ketua Umum.
Di akhir musyawarah,
dalam siding pleno IV dilaksanakan pemilihan ketua umum DPC PGM Indonesia
Kecamatan Banjarsari masa bakti 2014-2019. Berdasarkan hasil penghitungan kartu
suara, dari sebanyak 7 orang calon Ketua Umum PGM Indonesia Kecamatan
Banjarsari masa bakti 2014-2019, H.Karaman, S.Ag, M.Pd.I memperoleh suara terbanyak. Dengan demikian,
H.Karaman, S.Ag, M.Pd.I mendapat amanah kembali untuk memimpin Organisasi
profesi guru madrasah masa bakti 2014-2019.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar