Selamat Datang di Blog MTs. Negeri 10 Ciamis Banjarsari - Selamat Datang di Blog MTs. Negeri 10 Ciamis Banjarsari - Selamat Datang di Blog MTs. Negeri 10 Ciamis Banjarsari - Selamat Datang di Blog MTs. Negeri 10 Ciamis Banjarsari

FORMULIR PPDB JALUR UMUM MTsN 10 CIAMIS

Sabtu, 01 Desember 2012

MTsN Wanayasa Pelopor Mulok Piring Anyaman


Siswa MTs Negeri Wanayasa sedang praktek kerajinan 
tangan membuat anyaman piring dari lidi kelapa.

Sejak tahun 2007 MTs Negeri Wanayasa ikut mendukung kerajinan lokal yang ada dilingkungan sekitar, khususnya untuk kerajinan anyaman lidi. Materi anyaman ini dimasukan kedalam struktur kurikulum yang dikemas dalam pelajaran muatan lokal. hal ini dimaksudkan untuk menunjang keberlangsungan anyaman ini dimasa yang akan datang.

Pelajaran mulok anyaman ini pertama kali diprakarsai oleh Bapak Karman, S.Ag, M.Pd.I yang waktu itu menjabat sebagai PKS Kesiswaan. Beliau menilai
kerajinan ini sangat perlu dikembangkan. Selaku tokoh masyarakat beliau berharap generasi muda di sekitar desa Ciherang bisa melanjutkan tradisi menganyam yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan dikembangkan secara professional di lembaga pendidikan formal.

Anyaman piring tersebut yang terbuat dari lidi ini merupakan kerajinan yang berasal dari Sumatera. Namun sejak tahun 2000 kerajinan tersebut muali masuk ke wilayah Banjarsari Khusunya masyarakat desa Ciherang. Kerajinan ini sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi beberapa keluarga di desa Ciherang ini, sehingga banyak dari masyarakat desa Ciherang yang menguasai kerajinan ini. Seiring perkembangan zaman, generasi penerus pembuat kerajinan ini ditakutkan lambat laun akan menghilang. Oleh karenanya MTsN Wanayasa mempunyai fungsi sebagai pengembang budaya memfasilitasi agar budaya lokal warisan Bangsa berkembang menjadi hasanah budaya Nasional khususnya Kabupaten Ciamis.

Sekarang ini tidak sedikit dari anak-anak mereka yang memilih menjadi pegawai dan pekerja kantoran. Keadaan ini sangat memprihatinkan karena banyak anak-anak mereka yang tidak mewarisi keahlian dalam membuat anyaman piring tersebut. Kerajinan ini patut dikembangkan, karena anyaman tersebut bisa dikatakan warisan kebudayaan turun temurun yang harus di pertahankan dan di kembangkan.

Dengan adanya Mata Pelajaran ini diharapkan siswa mampu menguasai dan mengembangkan anyamn piring, sehingga mereka dapat membantu orang tua mereka dalam mencari penghasilan tambahan. lewat media tersebut pula diharapkan anak-anak menguasai dengan sebaik-baiknya agar menjadi bekal saat terjun ke masyarakat. ada yang paling penting yakni mereka dapat terus mengembangkan kerajinan yang menjadi ciri khas daerah Bajarsari dan mereka punya keberanian untuk berusaha mandiri (wirausaha) serta terlepas dari ketergantungan kepada orang lain, mereka juga mempunyai semangat jiwa usaha (enteurpreneur) dan mandiri.

Bpk Muhammad Ishak Saefulloh, M.Pd selaku kepala madrasah sangat mengapresiasi terobosan ini. Hal itu terbukti ketika beliau memimpin madrasah ini sejak September 2011 lalu, beliau langsung menyambut baik dengan cara mendatangkan guru ahli. Kepala sekolah mendatangkan guru yang sudah mahir di bidang anyaman yakni Ibu Mimin, S.Pd. Setelah kurang lebih selama 5 tahun pelajaran menganyam ini mendapat sambutan yang bagus dari pengawas kemenag Banjarsari. Bpk Drs. H. Nurjamil Alisyahbana, M.M Sebagai pengawas mengatakan bahwa MTsN Wanayasa merupakan sekolah yang menjadi pelopor pertama yang memasukan pelajaran anyaman piring kedalam kurikulum sekolah. Keadaan ini bisa membuat  sekolah-sekolah lain khususnya di wilayah Banjarsari bisa mengikuti langkah MTsN wanayasa tersebut.


Lihat Foto :KLIK DISINI

1 komentar:

Download Formulir Pendaftaran Peserta Didik Baru DISINI